Hari selasa kemarin, saya melihat sesuatu yang beda di halaman utama Google. Logo Google berubah menjadi logo bertema hari Kartini.
Sudah menjadi kebiasaan Google untuk memperingati perayaan tertentu menampilkan logo yang disebut Doodle dengan tema perayaan, misalnya Natal, Paskah, dan kali ini hari Kartini khusus untuk Google Indonesia.
Iseng-iseng saya melakukan perenungan atas gambar ini. (Hehehe…, biasalah…mantan filsuf)
Dalam bahasa Indonesia, Doodle sendiri berarti gambar bodoh atau gambar yang tidak berarti apa-apa. Arti ini secara tidak langsung menyindir kita semua yang merayakan hari Kartini.
Bisa jadi kita merayakan hari Kartini hanya sebagai rutinitas saja. Ajakan untuk memaknai dan meneladani Ibu Kartini hanya menjadi lip service atau pemanis bibir dan klise semata. Perayaan ini bisa jadi tidak berarti apa-apa.
Sama seperti Doodle, yang keesokan harinya sudah berganti, menjadi logo standar, peringatan Kartini juga berganti, bahkan hilang…
Tanpa jejak…
Tanpa arti…
